KOTORAN KUCING TIDAK NAJIS ?

 


 

Maaf kiyai benarkah bahwa kotorang kucing itu tidak najis ?

 

Jawaban

 

Pertanyaan yang serupa saya hitung sudah ada lebih sepuluh pertanyaan, sampai saya bertanya-tanya apa sebabnya ada begitu banyak yang bertanya ke kami tentang masalah ini.

 

Dalam madzhab syaf’i jelas bahwa semua kotoran hewan itu hukumnya najis. Sedangkan dalam pandangan ulama madzhab lainnya ada perbedaan pendapat tentang kenajisan kotoran hewan yang dimakan dagingnya. Seperti ayam, kambing, sapi, burung dan lainnya.

 

 Namun untuk kotoran hewan yang tidak dimakan dagingnya seperti kucing maka mayoritas ulama menetapkan kenajisannya. Ini adalah pendapat resmi dari empat madzhab termasuk sebagian Malikiyah yang memandang memakan kucing hukumnya makruh. Disebutkan dalam al Mausu’ah :

 

ويرى المالكية نجاسة بول الهرة

“Dan Malikiyah berpendapat najisnya kencing kucing...”[1]

 

Bahkan sebagian ulama ada yang mengatakan najisnya kotoran hewan yang tidak dimakan dagingnya adalah perkara yang telah disepakati adanya. Diantaranya seperti yang dinyatakan oleh beberapa ulama berikut ini :

 

Al imam Kasani al Hanafi rahimahullah berkata :

 

وبول ما لا يؤكل لحمه نجس نجاسة غليظة بالإجماع

 

"Kencing hewan yang tidak dimakan dagingnya adalah najis besar berdasarkan kesepakatan ulama."[2]

 

Al imam Ibnu Qudamah al Hanbali rahimahullah juga menyatakan :  

 

وما ‌خرج ‌من ‌الإنسان، ‌أو ‌البهيمة ‌التى ‌لا ‌يؤكل لحمها من بول أو غيره، فهو نجس فهذا لا نعلم في نجاسته خلافا

 

“Dan apapun yang keluar dari manusia, atau hewan yang tidak dimakan dagingnya dari air kencing dan semisalnya maka itu najis… dan tentang hal ini kami tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat.”[3]

 

 

Ad Damiri asy Syafi’i rahimahullah  juga menyatakan :

 

فبول ما لا يؤكل لحمه نجس بالإجماع

 

 “Kencing hewan yang tidak boleh dimakan dagingnya adalah najis menurut ijma’.”[4]

 

Meskipun ada sebagian ulama seperti al imam Ibnu Hajar al Asqalani yang membantah klaim ijma’ ini. Yakni Ketika beliau menjelaskan hadits-hadits di bab ke 66 beliau berkata :

 

وهو يرد ‌على ‌من ‌نقل ‌الإجماع ‌على نجاسة بول غير المأكول مطلقا

 

“…Dan ini membantahatas nukilan adanya ijma’ atas najisnya kencing hewan yang tidak dimakan dagingnya secara mutlak.”[5]

 

Kesimpulan

Hukum kotoran kucing adalah najis menurut pendapat resmi empat madzhab. Bahkan Sebagian ulama menyatakan bahwa perkara telah disepakati oleh seluruh ulama kaum muslimin.

 

 

Wallahu a’lam.



[1] Al Mausu’ah al Fiqhiyyah al Kuwaitiyyah (42/266)

[2] Badai Shana'i (1/81)

[3] Al Mughni ( 2/490)

[4] An Najmu al Wahaj (1/410)

[5] Fath Bari (1/335)

0 comments

Post a Comment